Mengabdi Untuk Berbakti

Sebuah catatan kesehatan untuk jamaah haji Lansia

thumbnail
Rangkaian Pesan Kesehatan Bagi Jamaah Haji Lansia
Nurul Isnaini-TKHI 28 SOC

Kesehatan Haji Bagi Lansia

Dalam perjalanan menuju Baitulloh,  masa tunggu antrian saat ini sangatlah panjang bisa sampai 20 tahun untuk wilayah DIY dan sekitarnya. Para calon jamaah mulai menabung untuk mendaftarkan dirinya sejak usia muda, baru akan bisa berangkat 20 tahun ke depan. Animo masyarakat Indonesia untuk melaksanakan rukun islam kelima ini luar biasa besar. Apabila masyarakat mendaftarkan dirinya saat usia 40 tahun maka dia akan berangkat 20 tahun ke depan ketika usianya menginjak 60 tahun. Ibadah haji merupakan ibadah fisik yang membutuhkan tubuh yang bugar dan sehat. Seiring pertambahan usia seseorang ada proses degeneratif yaitu proses penurunan bentuk dan fungsi dari organ-organ tubuh manusia. Yang awalnya rambutnya hitam akan berubah menjadi putih, ketika muda kulitnya kencang setelah tua menjadi keriput, gigi waktu masih muda kuat menjelang tua menjadi ompong, waktu muda kuat setelah tua akan berkurang kekuatannya, hal-hal tersebut sebenarnya adalah hukum alam, tanda yang sudah di berikan oleh Alloh supaya kita sadar bahwa hidup itu ada batasan nya, di dalam Al Quran surat Ali Imron ayat 185 yang artinya “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati....” Subhanalloh, tanda-tanda kekuasaan Alloh sudah sangat jelas di paparkan melalui ayat-ayat kauniyah maupun ayat qouliyah yang tertulis didalam Al Quran maupun hadist. Dari tanda-tanda yang muncul terhadap penurunan bentuk dan fungsi organ tubuh pada manusia itu merupakan ayat kauniyah yang seharusnya kita bisa membacanya, mentafakkurinya dan melakukan tindakan yang lebih baik, lebih bermanfaat karena menyadari bahwa umur manusia tidaklah abadi. Seseorang meninggal tanpa mengenal usia, tanpa mengenal pangkat, jabatan, kekayaan, anak dan apapun itu. Jika Alloh menghendaki ajal manusia maka tidak akan bisa mundur walaupun sesaat. Masya Alloh,  Laa quwwata Illaa Billaah.

Lansia menurut WHO batasan usia lanjut dibagi menjadi usia pertengahan (middle age) 45-59 tahun, lanjut usia (elderly) 60-74 tahun, lanjut usia tua (old)  75-90 tahun dan usia sangat tua > 90 tahun. Dalam UU No 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia Lansia adalah seseorang yang mencapai usia 60 tahun ke atas”. Data dari Puskeshaji Kemenkes RI usia calhaj Indonesia yang akan berangkat tahun 2017 ini usia 41-45 sebesar 10,88%, usia 45-50 tahun 24.05%, usia 51-60 tahun sebanyak 32.15%, usia > 60 tahun 24%. Angka ini menunjukkan bahwa jamaah haji lansia masih menduduki peringkat yang tinggi sehingga perlu upaya untuk pembinaan kebugaran tubuh selama kurun waktu yang lama atau dalam masa tunggu. 

Pelayanan kesehatan lansia yang diberikan oleh Puskesmas, sebagai contoh kasus pada salah satu puskesmas di wilayah kota Yogyakarta memiliki program puskesmas ramah lansia yang pada implementasinya mendahukukan pelayanan untuk lansia, penjadwalan senam lansia sebulan sekali, adanya paguyuban lansia yang difasilitasi oleh Puskesmas, pengadaan acara gebyar lansia untuk menyenangkan hati, menceriakan lansia, Pertemuan di rumah sehat lansia, posyandu lansia yang diadakan pada tingkat RW secara rutin dan terjadwal akan ada kunjungan, roadshow dari Puskesmas untuk screening, penyuluhan kesehatan dan lain-lain. Selain program-program ramah lansia juga terdapat program dari BPJS yaitu Prolanis (program pengelolaan penyakit kronis) yang kebanyakan anggotanya jugai komunitas lansia, dalam prolanis ini ada fasilitasi dari BPJS untuk penyuluhan dari tim ahli/narasumber ahli. 

Aku tertarik dengan cerita seorang jamaah perempuan yang berkata bahwa putri dari pasangan suami istri yang juga ada dalam kloter kami yang masih duduk dibangku SD ketika ulang tahun hadiah nya adalah didaftarkan haji, subhanalloh... berarti kalo dihitung mundur masih 20 tahun lagi berangkat dia akan haji pada usia sekitar 30 tahunan, sebuah usia yang masih belia dan pasti bugar dan sehat secara fisik. Masalahnya adalah tidak semua orang siap dan punya uang untuk secepatnya mendaftar. Orang tua kita ketika masih sehat dan kuat serta bekerja aktif uangnya banyak digunakan untuk kebutuhan pendidikan bagi putra putrinya. Baru setelah putra putrinya selesai bisa untuk menabung dan mendaftarkan ibadah haji ketika usianya sudah pertengahan atau bahkan usia lanjut. Minat yang tinggi dan melebihi batas quota yang ditentukan inilah yang menyebabkan daftar tunggu menjadi semakin lama. 

Pelayanan kesehatan lansia yang khusus diberikan kepada calon jamaah haji sampai saat ini masih sebatas pada calhaj yang sudah melakukan pemeriksaan tahap 1 sehingga bagi calhaj dalam masa tunggu nyaris belum tersentuh. Hal ini disebabkan sinkronisasi data dari pembuat kebijakan masalah haji dan kemenkes belum dapat dilakukan untuk calhaj dalam masa tunggu. Selama masa tunggu keberangkatan yang cukup panjang penyelenggara kesehatan haji tingkat dasar dijadwalkan pertemuan setahun 2 kali atau lebih untuk diberikan penyuluhan-penyuluhan kesehatan terutama yang terkait dengan resiko penyakit bagi lansia, senam ringan juga bisa dilakukan secara rutin, penerapan pola hidup bersih dan sehat, menjaga berat badan yang sehat, menghindari makanan dan minuman yang tidak sehat seperti rokok, alkohol, mengurangi makanan yang manis bagi yang memiliki riwayat penyakit gula, asin bagi jamaah dengan hipertensi, menghindari stres. Anjuran yang harus diberikan kepada calon jamaah haji lansia di antaranya rutin konsultasi dokter, minum obat teratur bagi yang membutuhkan, istirahat yang cukup, menghindari lelah, mengkonsumsi makanan sehat perbanyak sayur dan buah, hindari stres dan merokok. Dalam program ini juga bisa disisipkan penyegaran-penyegaran seperti tepuk lansia sehat, gemzar, lagu haji sehat gubahan dokter Probosuseno.

Semoga kedepan semua pelayanan yang diberikan untuk kesehatan lansia terutama calhaj dalam masa tunggu bisa di layani dengan baik, sehingga saat keberangkatan menuju tanah suci jamaah haji bugar, sehat, ceria dan mabrur secara keseluruhan.

Salam sehat tim kesehatan haji kloter 28 SOC.

Serba Serbi Haji

thumbnail
Volume 1 | Edisi 1
10 Agustus 2017


Berbagai permasalahan saat berada di tanah suci menjadikan kekayaan pengalaman dan sejuta harapan untuk menjadi lebih baik pada tahun-tahun yang akan datang.

Hari demi hari yang berlalu di kota Nabi Madinah yang menyejukkan dan menentramkan hati tak luput dari berbagai permasalahan. Mulai dari masalah yang sifatnya umum seperti pembagian kamar, pencarian koper, pembagian catering, fasilitas hotel dan lain-lain. Belum lagi masalah yang terkait dengan kondisi kesehatan dan kebugaran tubuh bagi jamaah haji. Sejak pesawat mendarat di bandara AMAA Madinah dan jamaah mulai turun dari pesawat, saat itu langsung terasa suhu udara yang cukup menyengat, angin yang terasa panas mulai bisa ku rasakan, beberapa jamaah haji yang mabuk pesawat dan kondisi tubuhnya belum pulih benar sudah di layani dengan menggunakan kursi roda. Ada satu jamaah yang terlihat sangat pucat dan dalam antrian pemeriksaan imigrasi di datangi oleh satu petugas bandara kemudian terjadi dialog bahwa ibu tersebut harus di rujuk ke RS Madinah. Berlari-lari kami mengejar kursi roda yang sudah di dorong oleh petugas bandara itu. Terjadilah dialog dengan sang petugas yang pada akhirnya boleh untuk di lakukan pemeriksaan di poliklinik bandara. Segera kami antarkan ibu tadi ke poliklinik, sampai di sana di periksalah si ibu dengan hasil pemeriksaan tekanan darahnya 170/100 mmhg, dengan muntah. Alhamdulillah di sana mendapatkan penanganan yang cepat dengan di berikan injeksi furosemid, setelah di observasi kurang lebih 1 jam dan kondisi umumnya cukup, ibu di perkenankan untuk ikut bersama rombongan kloter untuk melanjutkan perjalanan kembali menuju kota yang penuh barokah Madinatul Munawwaroh. Selama perjalanan kurang lebih 1 jam kondisi ibu stabil, kondisi jamaah yang lain juga stabil dan akhirnya tiba di hotel Golden Edwargn tempat pemondokan yang di gunakan selama kami berada di Madinah. Setiba di hotel suasana yang sangat ramai karena pengaturan pembagian kamar yang crowded. Seluruh jamaah tergesa ingin segera mendapatkan kamar untuk beristirahat. Selesai juga masalah pembagian kamar untuk para jamaah dan petugas, muncul permasalahan kedua yaitu koper.  Beratus-ratus koper di bawa oleh petugas pengangkat koper tanpa tahu harus di distribusikan kemana sehingga penumpukan koper terjadi di lift, di lorong-lorong luar lift, hiruk pikuk suasana pencarian koper pun terjadi sampai beberapa jam setelah masuk hotel. Peran Karu dan Karom mengkoordinir koper berjalan dengan baik. Akhirnya selesai juga pengidentifikasian koper dan bertemu dengan tuannya. Lega sudah, waktunya istirahat semua jamaah di himbau untuk bisa mempersiapkan diri dengan beristirahat untuk menyiapkan tenaga saat dimulainya sholat jamaah 5 waktu di masjid yang sesuai kesepakatan dengan majmuah akan di mulai pada waktu shubuh esok hari. 


Suasana kota Madinah yang panas tidak menyurutkan semangat para jamaah untuk beribadah mengejar sunah “arbain”. Semua ingin bisa melaksanakan arbain dengan maksimal. Hari pertama sudah mulai banyak ibu-ibu yang dating untuk konsultasi masalah haid. Ada yang sudah berusaha minum obat penunda haid namun keluar bercak-bercak darah, ada yang menangis karena tidak bisa ikut arbain padahal dia sudah minum premolut sejak dari tanah air, ada yang sangat kecewa karena justru flek-fleknya gak mau bersih dan lain sebagainya. Kami tim kesehatan kloter 28 SOC hanya bisa menenangkan sekaligus memberikan motivasi kepada para jamaah tersebut. Sampai pada beberapa hari pertama kasus yang terbanyak adalah konsultasi seputar menstruasi. Pada hari kedua di Madinah terjadi sebuah kasus seorang jamaah haji laki-laki yang kehilangan sandalnya ketika di masjid kemudian nekat untuk berjalan tanpa alas kaki, sehingga kedua kakinya melepuh, tim kesehatan dengan sigap berlari ke masjid dan membawa bapak tersebut ke sektor Madinah untuk mendapatkan perawatan luka. Tidak butuh waktu lama untuk melakukan perawatan luka di sektor, akhirnya bapak tadi di bawa pulang ke hotel dengan konsekwensi harus melakukan perawatan luka setiap pagi di hotel. Petugas kesehatan kloter melakukan perawatan luka pada bapak tersebut setiap pagi. Kondisi luka dari hari ke hari semakin membaik. Setiap pagi juga bapak tersebut menangis karena merasa tidak di perdulikan oleh istrinya, dia melihat teman sebelah tempat tidurnya yang istrinya sangat memperhatikan suami. Setiap pagi membawakan makanan untuk suaminya, membawa pakaian kotor milik suami untuk di cucikan. Subhanalloh, ternyata jamaah haji yang sudah usia senja pun merindukan untuk di layani dengan baik oleh istrinya. Aku termenung, ingat suamiku nun jauh di sana. Abah, maafkan ibu ya, maafkan istrimu ini yang sekian lama tidak bisa melayani kebutuhan engkau dan anak-anak kita. Menangis hati ini, aku menjalankan tugas yang amat mulia dan atas ijin dari mulah aku berangkat. Titip anak-anak kita, cukupi kasih sayangnya, kebutuhan dan perhatiannya. Ya Robb, jaga dan lindungilah suami dan anak-anak hamba.

Masuk pada hari kelima di Madinah seorang jamaah lansia dengan dementia mengalami dehidrasi karena satu hari sebelumnya di kunci di kamarnya supaya bisa di tinggal melaksanakan sholat 5 waktu di masjid Nabawi, yang pada saat meninggalkan jamaah lansia tersebut temannya satu kamar tidak menyediakan air minum yang cukup untuk simbah itu. Setelah mendapatkan informasi dari istrinya penyebab dehidrasi dari simbah dengan cepat tim kesehatan kloter melakukan tindakan pemasangan infus. Simbah kakung terpasang infus dengan KU lemah, tidak mau makan dan minum, ketika di tanya “mbah, sakniki teng pundi niki”. Jawaban nya di rumah, “lha putrane do teng pundi ?”, ...e, mbuh kae mau. (mbah, sekarang simbah di mana ? Jawabannya dirumah, lha putrane dimana, e...nggak tau tadi kemana). Tiba-tiba istrinya bilang, mbak... , mbok titip simbah sebentar yo,  aku mau ke masjid Nabawi nanti ndak arbainku putus. Masya Alloh... Aku hanya ngelus dada mendengar ungkapan istrinya tersebut. Manusia ingin mencari surga, beribadah dengan kekhusyukan jauh-jauh ke masjid,  namun surga yang paling dekat dan mudah di raihnya yaitu berbakti pada suami, melayani suami dengan ketulusan hati seorang istri, menemani suami yang sedang sakit, memberikan perhatian dankasih sayangnya kepada suami itu sudah cukup bagi seorang simbah yang tergolek sakit tidak berdaya. Ya Robbanaa, berikan petunjukMu kepada kami, petugas dan seluruh Jamaah haji Indonesia untuk bisa beribadah sesuai dengan tuntunanMu, tanpa nafsu-nafsu ingin mencari surgaMu yang justru mengabaikan kewajiban yang lebih utama. 

Permasalahan demi permasalahan adalah unik dan menuntut peran serta tanggungjawab kita sebagai petugas kloter untuk menyelesaikan nya. Satu masalah tertangani muncul lagi masalah baru yang lain, pada hari-hari setelah itu berdatangan simbah-simbah putri yang sudah sepuh konsultasi masalah keinginan mereka untuk berdoa di Roudhah, namun mereka merasa tidak berani untuk datang ke Roudhah. Informasi dari jamaah lain bahwa di Roudhah tempatnya berjubel orang ingin berdoa di taman-taman surga tersebut. Kami bersedia untuk memfasilitasi jamaah yang menggunakan kursi roda tersebut ke Roudhah, singkat cerita setiap malam kami petugas kesehatan selalu masuk ke Roudhah dengan mendorong beberapa jamaah risti tersebut, Alhamdulillaah, berkah dari keikhlasan dalam melayani dan memuliakan tamu-tamu Alloh inilah yang membuat kami bisa lancar berdoa dan datang ke Roudhah.. , Semoga apa yang menjadi keinginan dan doa dari para jamaah haji senantiasa di kabulkan oleh Alloh swt. Jamaah haji dan seluruh petugas kloter 28 SOC diberikan kesehatan dan kekuatan lahir batin, kemudahan dalam urusannya sehingga bisa menghantarkan jamaah menjadi haji yang mabrur dan petugas terkena berkah kemabruran nya.


Nurul Isnaini F
Tim Kesehatan Haji kloter 28 SOC
Yogyakarta

Pengobatan Dengan Al Fatihah

thumbnail
Pengantar

Allah berfirman dalam surah Al-Isra' ayat 82, "Dan Kami turunkan dari Al-Quran sesuatu yang menjadi penawar (penyembuh) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. "Dalam ayat lain dikatakan, "Katakanlah, `Al-Quran itu adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman'." (QS Fushshilat: 44). Begitulah, dalam Al-Quran sendiri Allah menegaskan, Al-Quran merupakan penyembuh, di samping sebagai rahmat dan petunjuk.

Hadits-hadits pun sangat banyak yang menyebutkan bahwa Al-Quran adalah obat atau penyembuh. Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Imam Ali dari Nabi SAW dikatakan, "Sebaik-baik obat adalah Al-Quran." Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan yang lainnya dari Ibn Mas'ud dari Nabi SAW disebutkan, "Hendaklah kalian menggunakan dua penyembuh: madu dan Al-Quran."

Al-Baihaqi meriwayatkan dari Watsilah bin Al-Asqa`, seorang laki-laki mengadu kepada Nabi SAW tentang penyakit tenggorokannya.
Maka Nabi SAW bersabda, Hendaklah engkau membaca Al-Quran." kemudian beliau  mengatakan, “Al-Quran adalah penyembuh.”

Banyak surah dan ayat dalam Al-Quran yang sering diamalkan orang untuk mendapatkan kesembuhan atau memperoleh kemudahan dalam berbagai urusan. Di antara surah yang sering diamalkan orang untuk itu adalah surah Al-Fatihah; sedangkan ayat yang banyak orang mengamalkan untuk berbagai keperluan, termasuk untuk kesembuhan, adalah Ayat Kursi, yaitu ayat ke-255 surah Al-Baqarah.

Karena pentingnya surah AI-Fatihah dan Ayat Kursi untuk berbagai hajat kita, dalam kesempatan ini kami jelaskan kepada Anda cara-cara pengamalannya, baik untuk tujuan penyembuhan maupun untuk keperluan lain. Keterangan-keterangannya kami ambil dari berbagai sumber, terutama kitab Abwab al-Faraj, karya As-Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki, Khazinah al-Asrar. karya As-Sayyid Muhammad Haqqi An-Nazili. Mujarrabat ad-Dairabi al-Kabir, karya Asy-Syaikh Ahmad Ad-Dairabi, dan beberapa kitab lain. Semoga kita dapat mengamalkannnya dan mendapatkan keberkahannya.

BEROBAT DAN BERDOA DENGAN AL FATIHAH

Al Fatihah adalah surah yang paling agung dalam Al Qur’an. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Al Bukhari dari Abu Sa’id bin Al Mu’alla Al Anshari Al Madani, dikatakan, “Rasulullah SAW pernah bersabda kepadaku, ‘Maukah engkau aku beri tahukan surah yang paling agung yang terdapat dalam Al Qur’an ?’ Ini beliau katakan sebelum keluar dari masjid.

Beliau lalu memegang tanganku. Maka, ketika beliau hendak keluar, aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, bukankah engkau telah berkata kepada kami : Maukah engkau aku beri tahukan surah yang paling agung yang terdapat dalam Al Qur’an ?’

Rasulullah bersabda, ‘Alhamdu lillahi rabbil ‘alamin (yaitu, surah Al Fatihah). Ia adalah as-Sab’ul-Matsani dan Al-Qur’an al-Azhim yang diturunkan kepadaku’.”

Wajar jika terdapat keterangan dari Abu Hurairah yang mengatakan, “Iblis menangis sekeras-kerasnya saat Al-Fatihah diturunkan.”

NAMA-NAMA SURAH AL-FATIHAH

Surah Al-Fatihah disebut sebagai Fatihatul-Kitab ( Pembuka Kitabullah), Ummul-Qur'an (Induk Al-Quran), as-Sab'ul-Matsani (tujuh bacaan yang diulang-ulang), al-Qur'an al-`Azhim (Bacaan Agung), al-Wafiyah (Penyempurna), al-Waqiyah (PeIindung), al-Kanz (Perbendaharaan), al-Asas (Dasar), Surah Pujian, Surah Syukur, Surah Penyembuh, Surah Shalat, Surah Munajat, dan Surah Ruqyah (Mantra).

KEUTAMAAN SURAH AL-FATIHAH

Banyak keterangan yang menyebutkan keutamaan surah Al-Fatihah. Di dalam sebuah hadits dari Abdul Malik bin Umair diriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda, "Fatihatul-Kitab (yakni surah Al-Fatihah ) adalah penyembuh bagi setiap penyakit." (HR Ad-Darami dan Al-Baihaqi di dalam asy-Syu'ab dan al-Misykat). Al-Khal'i meriwayatkan dari Jabir RA, "Fatihatul-Kitab merupakan penyembuh bagi setiap penyakit kecuali as-sam (maut)."
Al-Munawi berkata, "Al-Fatihah merupakan penyembuh bagi penyakit kebodohan, berbagai kemaksiatan, penyakit-penyakit lahir serta batin, dan itu berlaku bagi orang yang merenungi, memikirkan, dan kuat ke¬yakinannya."
Al-Fatihah dapat diamalkan untuk menyembuhkan berbagai penyakit, baik penyakit ruhani (bersifat psikis) maupun penyakit fisik. Di dalam kitab ad-Da' wa ad-Dawa', Al-Allamah Ibn Al-Qayyim berkata, "Saya telah melakukan pengobatan dengan Al-Fatihah, ternyata saya mendapatkan pengaruh yang luar biasa dalam kesembuhan.
Ceritanya, saya pernah tinggal di Makkah beberapa lama. Ketika itu saya menderita beberapa penyakit yang saya tidak mendapatkan tabib dan ahli pengobatan lain yang dapat menyembuhkan. Maka saya berkata kepada diri sendiri, `Hai diri, biarkan aku mengobati diri sendiri dengan surah Al-Fatihah !' Setelah itu, saya pun melakukannya. Dan sesudah beberapa saat, ternyata saya mendapati pengaruh yang luar biasa.
Kemudian saya memberikan resep itu kepada orang-orang yang mengeluhkan penyakit yang parah, dan ternyata banyak di antara mereka yang sembuh dengan segera berkat surah Al-Fatihah ini."
Ibn Al-Qayyim rnelanjutkan, "Terkadang kesembuhan tertunda karena lemahnva keinginan pelakunya, atau tidak percaya bahwa pengobatan bisa dilakukan dengan cara menuliskan Al-Fatihah atau dengan membacanya. Banyak orang yang telah men¬cobanya, tetapi mereka tidak mendapatkan hasil yang diharapkan.
Ini disebabkan karena dua hal. Pertama. pelakunya adalah orang yang suka berbuat maksiat, bukan seorang yang pantas menerima penyingkapan; dan kedua, melakukannya sekadar untuk coba-coba dan dengan keraguan. Akan berbeda jika pelakunya adalah orang-orang yang bersih dan yakin."
Ada banyak keterangan shahih tentang para sahabat Nabi SAW yang menggunakan surah Al-Fatihah untuk berobat dan menvembuhkan penyakit-penyakit fisik. Al-Bukhari telah meriwayatkan hadits dari Abu Sa'id Al-Khudri, ia berkata bahwa sekelompok sahabat Rasulullah SAW pernah mengadakan suatu perjalanan hingga mereka sampai di sebuah desa di Jazirah Arab. Di sana me¬reka meminta kepada penduduk seternpat untuk diterima sebagai tamu, namun ternyata penduduk di sana enggan menerima mereka.
Pada saat itu pemimpin penduduk tersebut terkena sengatan hewan berbisa. Mereka berusaha mengobatinya dengan berbagai cara, tapi usaha mereka tidak berhasil sama sekali. Salah seorang penduduk ialu berkata kepada yang lainnya. "Alangkah baiknya kalau kalian mencoba mendatangi rumbong¬an orang-orang yang datang ke daerah kita itu, mungkin saja mereka memiliki cara untuk mengobatinya."
Mereka pun akhirnya mendatangi rombongan para sahabat tersebut dan berkata, "Wahai para musafir, pemimpin kami terkena sengatan hewan berbisa. karni sudah berusaha untuk menyembuhkannya dengan berbagai cara, namun ternyata usaha kami sia-sia. Apakah ada di antara kalian yang memiliki cara untuk mengobatinya?"
Salah seorang sahabat berkata, "Demi Allah, aku akan meruqyahnya (menjampinya dengan jampi dan cara yang dibolehkan secara syar'i). Namun, demi Allah, kemarin kami telah meminta kepada kalian untuk diterima sebagai tamu, tetapi kalian tidak mau menerima kami. Oleh karena itu, kami akan menolong kalian hanya apabila kalian mau memberi imbalan kepada kami."
Mendengar permintaan itu, mereka sepakat untuk memberi imbalan berupa beberapa ekor kambing.
Selanjutnya, sahabat tersebut berangkat. Sesampainya di sana dia meruqyah pemimpin mereka itu dengan cara membaca Al-Fatihah, lalu meniupkannya pada bagian yang terkena sengatan. Tak lama kemudian, pemimpin tersebut tampak telah terlepas dari belenggu dan mampu berjalan kembali tanpa merasa sakit. Penduduk desa itu akhirnya menepati janji mereka sesuai kesepakatan semula, yakni memberi imbalan berupa beberapa ekor kambing.
Salah seorang sahabat berkata, "Bagikanlah (kambing-kambing itu kepada semua anggota rombongan)!"
Sahabat yang meruqyah berkata, "Jangan kalian bagikan dulu sebelum kita menghadap Nabi SAW, kemudian kita ceritakan kepada beliau apa yang telah kita lakukan. Selanjutnya, kita tunggu perintahnya." 
Mereka pun menghadap Nabi SAW dan menceritakan perbuatan mereka. Nabi lalu bersabda kepada sahabat yang telah meruqyahnya dengan Ummul Kitab, "Dari mana engkau tahu bahwa surah tersebut bisa untuk meruqyah?" Selanjutnya, Nabi SAW bersabda, "Kalian telah melakukan suatu tindakan yang benar. Bagikanlah (kambing-kambing itu) dan berilah aku bagian." Nabi SAW pun tertawa karena kejadian itu.

PENGAMALAN SURAH AL-FATIHAH

Berdasarkan keterangan-keterangan tentang keutamaan surah Al-Fatihah yang sebagiannya telah disebutkan di atas, banyak orang memanfaatkan surah ini untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Salah satu caranya, orang yang sakit atau orang lain membaca surah ini pada air, kemudian air itu diminum oleh yang sakit. Insya Allah penyakitnya akan sembuh. Atau, usapkan air tersebut pada anggota tubuh yang sakit satu kali dan pada bagian yang sakit tiga kali, kemudian membaca doa berikut ini:
....

Allahummasyfi fa antasy-syafi, allahum¬makfi fa antal-kafi Allahumma `afi fa antal-mu'afi.

Artinya : “Ya Allah, sembuhkanlah, karena Engkau Dzat Yang menyembuhkan. Ya Allah, peliharalah kami, karena Engkau Dzat Yang memelihara; ya Allah, sehatkanlah kami. karena Engkau Dzat Yang memberikan kesehatan.”

Diberitakan oleh Ats-Tsa'labi dari Asy-Sya'bi bahwa ada seorang laki-laki yang mengeluh kepadanya sakit pada lambungnya. Maka ia berkata kepada orang itu. "Hendaklah engkau membaca asas Al-Quran."
Orang itu bertanya, "Apa itu asas Al-Quran?"
Asy-Sya'bi menjawab, "Fatihatul Kitab (surah Al-Fatihah)."
Selain untuk penyembuhan, Al-Fatihah juga dapat diamalkan untuk berbagai keperluan, misalnya agar mendapatkan rizki yang luas dan mudah, memperoleh ilmu dan hikmah, mendapatkan kemudahan dalam segala urusan, dan sebagainya.
Keperluan lainnya, antara lain, agar dikarunia ilmu dan kecerdasan, Anda dapat mengamalkannya dengan cara: surah Al-Fatihah dibaca selama tujuh hari, setiap hari dibaca tujuh puluh kali, kemudian ditiupkan pada air dalam gelas atau wadah lainnya, lalu diminumkan kepada orang yang dikehendaki. Insya Allah, orang yang bersangkutan akan diberi ilmu dan hikmah oleh Allah.
Lalu, untuk melancarkan rizki, hendaklah Al-Fatihah dibaca secara rutin setiap tengah malam (setelah melakukan shatat malam) sebanyak empat puluh kali. Insya Allah, orang yang mengamalkannya akan mendapatkan rizki yang banyak dan mudah.
Sebagian ulama shalihin telah menyusun tata cara pembacaan Al-Fatihah dalam bilangan yang berbeda-beda dan cara-cara yang beragam, antara lain: 
1. Rutin membacanya disertai basmalah sebanyak tujuh kali setiap usai shalat,
2. Membacanya sebanyak bilangan para rasul dan sebanyak bilangan kaum muslimin yang terlibat dalam Perang Badar, yaitu tiga ratus tiga belas kali.
3. Membacanya empat puluh kali di waktu sahur.
4. Membacanya sebanyak tiga puluh kali usai shalat Subuh, dua puluh lima kali usai shalat Zhuhur, dua puluh kali usai shalat Ashar, lima belas kali usai shalat Maghrib, dan sepuluh kali usai shalat Isya (Di antara rahasia dan khasiatnya adalah dapat meluaskan rizki dan mencapai kesuksesan dalam setiap urusan yang dikehendaki). Wirid ini dikenal dengan nama Wird as-Sa'adah (wirid kebahagiaan).

DOA SURAH AL-FATIHAH

Setetah membaca surah Al-Fatihah sesuai dengan bilangan dan cara yang kita pilih, kita berdoa dengan salah satu dari berbagai doa surah Al-Fatihah yang telah disusun para ulama, di antaranya berikut ini:

..... ... ... ...
   
Demikian doa yang tercantum di dalam kitab Fath al-Majid.


Membaca Sayyidina Ketika Bershalawat Atas Nabi Muhammad SAW.

thumbnail
Menambah lafazh "sayyid" sebelum menyebut nama Nabi adalah hal yang diperbolehkan karena kenyataannya beliau memang Sayyid al 'Alamin ; penghulu dan pimpinan seluruh makhluk. Jika Allah ta'ala dalam al Qur'an menyebut Nabi Yahya dengan :

( ... وسيدا وحصورا ونبيا من الصالـحين )   (سورة آل عمران : 39) 

Padahal Nabi Muhammad lebih mulia daripada Nabi Yahya. Ini berarti mengatakan sayyid untuk Nabi Muhammad juga boleh, bukankah Rasulullah sendiri pernah mengatakan tentang dirinya :


" أنا سيد ولد ءادم يوم القيامة ولا فخر "  رواه الترمذي

Maknanya : "Saya adalah penghulu manusia di hari kiamat (H.R. at-Turmudzi)

Jadi boleh mengatakan 
" اللهم صل على سيدنا محمد " meskipun tidak pernah ada pada lafazh-lafazh shalawat yang diajarkan oleh Nabi (ash-Shalawat al Ma'tsurah). Karena menyusun dzikir tertentu; yang tidak ma'tsur boleh selama tidak bertentangan dengan yang ma'tsur. Sayyidina umar dalam hadits yang diriwayatkan oleh imam Muslim menambah lafazh talbiyah dari yang sudah diajarkan oleh Nabi, lafazh talbiyah yang diajarkan oleh Nabi adalah :

" لبيك اللهم لبيك، لبيك لا شريك لك لبيك، إن الحمد والنعمة لك والملك ، لا شريك لك "

Umar menambahkan :

"لبيك اللهم لبيك وسعديك ، والخير في يديك، والرغباء إليك والعمل" 

Ibnu Umar juga menambah lafazh tasyahhud menjadi :

" أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له "

Ibnu Umar berkata :
 " وأنا زدتها "  ; "Saya yang menambah  وحده لا شريك له "(H.R. Abu Dawud)

Karena itulah al Hafizh Ibnu Hajar dalam Fath al Bari, Juz. II, hlm. 287 ketika menjelaskan hadits Rifa'ah ibn Rafi', Rifa'ah mengatakan : Suatu hari kami sholat berjama'ah di belakang Nabi shallallahu 'alayhi wasallam, ketika beliau mengangkat kepalanya setelah ruku' beliau membaca :   سمع الله لمن حمده ,   salah  seorang  makmum mengatakan :
 "ربنا ولك الحمد حمدا كثيرا طيبا مباركا فيه " ,  maka ketika sudah selesai sholat Rasulullah bertanya : "Siapa tadi yang mengatakan kalimat-kalimat itu ?" , Orang yang mengatakan tersebut menjawab: Saya , lalu Rasulullah mengatakan :

" رأيت بضعة وثلاثين ملكا يبتدرونها أيهم يكتبها أول"   

Maknanya : "Aku melihat lebih dari tiga puluh malaikat berlomba untuk menjadi yang pertama mencatatnya".

al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan : "Hadits ini adalah dalil yang menunjukkan;
·         Bolehnya menyusun dzikir di dalam sholat yang tidak ma'tsur selama tidak menyalahi yang ma'tsur.
·         Boleh mengeraskan suara berdzikir selama tidak mengganggu orang di dekatnya.
·         Dan bahwa orang yang bersin ketika sholat boleh mengucapkan al Hamdulillah tanpa ada kemakruhan di situ". Demikian perkataan Ibnu Hajar.

Jadi boleh mengatakan " اللهم صل على سيدنا محمد "  dalam sholat sekalipun karena tambahan kata sayyidina ini tambahan yang sesuai dengan asal dan tidak bertentangan dengannya.

Al Fatihah Obat Yang Paling Mujarab Dari Segala Obat

thumbnail
Agama dan Kesehatan


Obat Paling Mujarab Dari Segala Obat
Oleh : Eklis Dinika

Setiap tengah malam aku mempunyai rutinitas shalat tahajjud yang telah mengakar sejak di pesantren, walaupun aktifitas yang kulakukan cukup padat dan sangat melelahkan tidak menggoyahkan semangatku untuk menghadap sang pencipta. Bermunajat dikeheningan malam disaat semua orang terlelap dengan mimpi indahnya merupakan hal yang paling tepat untuk mencurahkan keluh kesah dan segala kegundahan kepada Allah SWT.

Surah Al-Fatihah ayat 5 merupakan sumber inspirasiku "Hanya kepadu-MU aku menyembah dan hanya kepada-MU aku mohon pertolongan", hal itulah yang membuat aku tetap optimis, sabar, tabah, dan tetap konsisten dengan profesiku, dan keyakinan itu juga yang membawaku untuk tetap belajar dan mengajar, dengan menggunakan konsep al-Qur’an hidup terasa indah dan bermakna.

Ayat-ayat Syifa Sangat Mujarab Untuk Pengobatan

thumbnail
Agama dan Kesehatan


Berikut beberapa dari Ayat-ayat Syifa :

1. Al Fatihah
2. QS. Al Baqarah
3QS. Yunus 57
4. QS. Al Isra 82
5. QS. An Nahl 69
6. QS. Fushilat 44
7. QS. At-Taubah 14
8. QS. Al Mukminun 115 - 118
9. QS. Al Hasyr 21 - 24

Pengobatan Menurut Rasulullah SAW

thumbnail
Agama dan Kesehatan

Pengobatan Menurut Rasulullah SAW

Setiap penyakit itu pasti ada obatnya, Rasulullah SAW bersabda dari Jabir radhiayallahu anhu’ Rasulullah saw bersabda :
“setiap penyakit itu pasti ada obatnya. oleh karena itu, barang siapa yang tepat dalam melakukan pengobatan suatu penyakit, maka dengan izin Allah Azza wa Jalla dia akan sembuh.” (HR. Muslim dalam Kitab as-Salaam, bab Li kulli Daa-in Dawaa wa Istihbabut Tadaawii, Hadits no. 2204).

Allah swt juga sudah memberitahukan umat nya bahwasannya suatu penyakit ada penawarnya. Allah swt mengisyaratkan bahwa al-quran diturunkan sebagai penawar dan Rahmat bagi orang-orang yang mukmin. Firman Allah Swt dalam beberapa surat:
” Dan kami menurunkan Al Qur’an sebagai penawar dan Rahmat untuk orang-orang yang mu’min “( QS. Al-Isra : 82 ).

Menurut para ahli tafsir bahwa nama lain dari Al Qur’an yaitu ” Asysyifa ” yang artinya secara Terminologi adalah Obat Penyembuh.

” Hai manusia , telah datang kepadamu kitab yang berisi pelajaran dari tuhanmu dan sebagai obat penyembuh jiwa, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman ” ( QS. Yunus : 57 ).

Didalam al-quran juga dijelaskan bahwa Allah swt telah menjadikan alam semesta ini sebagai suatu sumber bahwasannya segala macam yang ada di alam semesta bisa digunakan untuk pengobatan. Contohnya seperti kurma, anggur, zaitun, dan madu. Firman Allah swt :

“dan makanlah oleh kamu bermacam-macam sari buah-buahan, serta tempuhlah jalan-jalan yang telah digariskan Tuhanmu dengan lancer. Dari perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam jenisnya yang dapat dijadikan obat untuk manusia. Dialamnya terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah swt bagi orang-orang yang memikirkan”. (QS. An-nahl : 69).

“Dia menumbuhkan tanaman-tanaman untukmu seperti zaitun, kurma, anggur dan buah-buahan lain. Sesungguhnya pada hal-hal yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah swt bagi orang-orang yang mau memikirkan.” (QS. An-Nahl : 11).

Dari hal yang sudah dibicarakan diatas terbukti bahwa al-quran mempunyai sumber ilmu pengetahuan yang luar biasa. Setiap kali Allah menurunkan penyakit, Allah pasti menurunkan penyembuhnya. Hanya ada orang yang mengetahuinya dan ada yang tidak mengetahuinya. Jauh sebelum ilmu pengetahuan berkembang pesat. Nabi Muhammad SAW sudah mengetahui dan menerapkan pengobatan yang terbukti kemanjurannya. Atas izin Allah swt suatu penyakit seseorang pasti akan sembuh dengan obat-obatan yang sudah dijelaskan dalam al-quran dan juga melalui metode pengobatan rasulullah SAW.

Nabi Muhammad Saw sebagai Rasul yang diperintahkan oleh Allah untuk menyampaikan wahyu kepada umatNya tidak lepas tingkah lakunya dari al-quran. Karena beliau menjadi suri tauladan yang baik bagi manusia.

Nabi Muhammad Saw sebagai Rasul yang diperintahkan oleh Allah untuk menyampaikan wahyu kepada umatNya tidak lepas tingkah lakunya dari al-quran. Karena beliau menjadi suri tauladan yang baik bagi manusia.

Ada tiga metode pengobatan yang diajarkan oleh Rasulullah saw, yaitu:
  1. Metode alamiah; menggunakan herbal atau tanaman obat sebagai pengobatan. Salah satu obat yang dianjurkan Rasulullah saw adalah madu. Rasulullah saw bersabda, “Hendaklah kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Al Quran.” 
  2. Pengobatan Ilahiah; pengobatan yang dilakukan dengan memanjatkan do’a kepada Allah swt agar diberikan kesembuhan karena segala penyakit tentunya berasal dari takdir Allah swt yang maha kuasa. 
  3. Metode ilmiah; metode yang diambil berdasarkan ilmu pengetahuan. Pada zaman Rasulullah saw., metode ilmiah yang terkenal adalah bekam. Bekam (al hijamah) adalah pengobatan yang bertujuan untuk membuang darah kotor yang akan mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit, bekam juga bertujuan untuk membuang racun yang ada dalam tubuh, meluruskan tulang belakang sehingga gangguan kesehatan dapat diminimalkan. serta membersihkan dan menyeimbangkan suhu dalam tubuh agar terjadi harmonisasi yang menyebabkan seseorang dapat hidup sehat. Pengobatan dengan bekam kini sudah dikembangkan sesuai kemajuan teknologi dan manfaatnya sudah diakui oleh para dokter di rumah sakit.
METODE ALAMIAH

1. Madu

Sebagaimana sudah dijelaskan dalam alquran suart An-Nahl : 68-69 bahwasannya madu sudah sangat dijelaskan didalam al-quran sebagai obat untuk manusia.

ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.

Nabi Muhammad Saw bersabda : “Kesembuahan itu ada pada tiga hal, yaitu dalam pisau pembekaman, meminumkan madu, pengobatan dengan besi panas. Dan aku melarang umatku melakukan pengobatan dengan besi panas”. (HR. Bukhori no. 5681)

Menurut Imam Ibnu Qayyim al Jauziyah: “Madu memiliki banyak khasiatnya. Madu dapat membersihkan kotoran yang terdapat pada usus, pembuluh darah, menetralkan kelembaban tubuh baik dengan cara dikonsumsi ataupun dioleskan. Madu sangat bermanfaat untuk lansia dan bagi mereka yang memiliki keluhan pada dahak atau yang metabolismenya cenderung lembab dan dingin” (Metode Pengobatan Nabi SAW hal 42-43).

Suatu kejadian ketika ada sahabat nabi datang kepada Nabi saw memberitahukan anaknya yang sedang sakit, kemudian Nabi menyuruh orang itu meminumkan madu kepada anaknya. Nabi juga menyuruh mengambil madu asli dan ketika madu diminumkan kepada anaknya hendaklah membaca do’a.

Sudah menjadi bukti bahwa madu adalah salah satu obat yang mujarab yang selalu dipakai oleh Nabi Muhammad saw pada masa itu. Ada suatu penelitian menjelaskan bahwa, luka bakar akan cepat sembuh apabila diberikan (diolesi) obat dengan madu bukan dengan yang lain. Itu baru merupakan salahsatu dari manfaat madu.

Dibawah ini akan dijelaskan beberapa manfaat madu bagi kesehatan :

1.Sebagai sumber energy yang baik
 Orang yang mengkonsumsi madu sebelum beraktifitas akan senantiasa tidak akan mudah mengalami kelelahan, dan juga orang yang berpuasa yang sebelumnya orang itu mengkonsumsi madu maka orang itu akan tidak mudah merasakan lapar dan energy nya akan tetap terjaga dalam tubuh. Kenapa bisa begitu ? sebab, madu mempunyai fruktosa dan glukosa yang dapat mudah diubah menjadi energy dalam tubuh. Madu akan memberikan cadangan makanan dalam tubuh, sehingga tubuh kita tidak mudah mengalami kelelahan.

2.Tidak menyebabkan resiko diabetes
Pada madu tentunya mengandung zat yang baik dalam tubuh yang tidak akan merugikan kesehatan bagi tubuh kita. Hal ini sudah tercantum dalam al-quran. Jadi, madu bisa digunakan untuk pengganti gula dan tentunya aman bagi penderita diabetes.

3.Membantu penyerapan kalsium
Madu mempunyai kandungan asam glukonat yang dapat mempercepat penyerapan kalsium.

4.Madu baik untuk pencernaan
Ada banyak manfaat madu bagi pencernaan kita yaitu :
  • Madu baik untuk mengatasi tukak lambung dan mencegah iritasi pada lambung yang disebabkan oleh resiko dari makanan dan minuman beralkohol, obat-obatan ataupun yang lainnya. Menurut pengalaman seseorang, ketika orang itu mengalami penyakit lambung. Dia  sudah beberapa kali minum obat-obatan tetapi tidak selalu membuahkan hasil, kemudian waktu itu dia memutuskan untuk mengkonsumsi madu dan menghentikan meminum obat sehingga lambung dia membaik dan tidak mudah terasa perih. Madu memang obat yang mujarab bagi tubuh kita, tidak ada salahnya kita mencoba pengobatan dengan madu. Anjuran meminum obat dengan madu sudah dituliskan dengan jelas dalam alquran.
  • Madu sebagai obat untuk memperlancar buang air besar, mengatasi konstipasi ataupun sembelit, dan mengatasi dalam masalah diare dengan cara membantu penyerapan air dan elektrolit dan akan mengahambat bakteri E.colli yang dapat menyebabkan diare.
5.Sebagai anti oksidan
Madu mengandung berbagai macam nutrisi seperti vitamin C, enzim, asam fenolik, asam organic dan flavonoid yang akan bermanfaat sebagai anti oksidan yang tinggi.

6.Madu akan meningkatkan bakteri yang menguntungkan bagi tubuh dan menghambat bakteri yang merugikan bagi tubuh.
Madu mempunyai sifat antimikroba. madu akan membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri bifido yang merupakan bakteri yang sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan yaitu dengan menghambat bakteri yang merugikan seperti helicobacter pylori, yang dapat menyebabkan tukak pada lambung.

7.Madu akan mempercepat proses penyembuhan luka
Madu bersifat higroskopis yang tinggi yang akan mudah menyerap air. Sehingga jika madu dioleskan ke luka terbuka, madu akan mempercepat penyerapan kandungan air pada luka tersebut. Sehingga luka akan mudah kering. Madu juga mengurangi pembengkakan pada luka dan luka akan sembuh lebih cepat. Sifat antimikroba yang terkandung dalam madu akan menghambat  pertumbuhan bakteri dan jamur sehingga luka akan tidak mudah terinfeksi.

2. Minyak zaitun

Sudah dijelaskan dalam beberapa hadits dan al-quran bahwa minyak zaitun mempunyai banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh kita.
Firman Allah : “..yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak disebelah timur (sesuatu) dan tidak pula disebelah barat” (QS. An Nur : 35).

Hadits dibawah ini menerangkan bahwa minyak zaitun itu adalah minyak yang berasal dari pohon yang diberkahi. Dari Abu Hurairoh radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda, “konsumsilah oleh mu sekalian minyak zaitun dan poleskan dengannya, karena sesungguhnya minyak itu berasal dari pohon yang diberkahi.” (HR. Ahmad III/149, At-Tirmidzi no.1851 dan Ibnu Majah no.3319).

Dibawah ini ada beberapa manfaat dari minyak zaitun diantaranya :
  1. Mengurangi serangan kanker
  2. Mengurangi pemakaian obat-obatan penurun tekanan darah tinggi
  3. Mengurangi risiko penyumbatan (thrombosis) dan penebalan (ateriosklerosis) pembuluh darah
  4. Menurunkan resiko kanker rahim sampai 26%
  5. Melindungi dari serangan kanker payudara. Sesendok makan minyak zaitun setiap harinya akan mengurangi resiko kanker payudara sampai pada kadar 45%
  6. Penggunaan sebagai minyak rambut mampu membunuh kutu dalam waktu beberapa jam saja
  7. Mengandung lemak terbaik yang seharusnya dikonsumsi oleh manusia seperti yang terdapat pada ASI
  8. Mengurangi kolesterol berbahaya tanpa mengurangi kandungan kolesterol yang bermanfaat
  9. Pengkonsumsian buah-buahan, sayur-sayuran, dan minyak zaitun memiliki peran penting dalam melindungi tubuh dari kanker kolon
  10. Memberikan pengaruh positif untuk melindungi tubuh dari kanker lambung dan mengurangi resioko tukak pada lambung
  11. Menggunakan minyak zaitun sebagai krim kulit setelah kita melaksanakan renang akan melindungi terjadinya kanker kulit (melanoma).

3. Habbatussauda (jinten hitam)


Salah satu metode pengobatan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad saw adalah dengan Habbatussauda (jinten hitam).
Rasulullah saw bersabda : “sesungguhnya didalam habbatussauda terdapat penyembuhan bagi segala macam penyakit kecuali kematian” (HR. Al-Bukhari no. 5688 dan Muslim no. 2215, ini lafazhnya Muslim, dari Abu Hurairah ra)

Imam Bukhari meriwayatkan dari Aisyah ra, bahwasannya dia pernah mendengar Nabi saw bersabda yang artinya : “sungguh didalam habbatussauda itu terdapat penyembuh segala macam penyakit kecuali assam. “saya bertanya “apakah as-sam itu? “beliau menjawab “kematian”. Habbatussauda berkhasiat mengobati segala jenis penyakit dingin bisa juga membantu kesembuhan berbagai macam penyakit panas karena faktor temporal.

Nama lain dari Habbatussauda adalah Nigella Sativa, al-Karawiyah as-Sauda, al-Kamoun al-Aswad, asy-Syuniz, black cumin, kerosene, coal oil, carazna.

Di dalam biji Habbatussauda mengandung 405 minyak takasiri dan 1,4% minyak atsiri, 15 jenis asam amino, protein, Ca, Fe,Na, dan K. kandungan aktifnya thymoquinone (TQ), dithymouinone (DTQ), thymohydroquimone (THQ) dan thymol (THY).

Hasil penelitian membuktikan bahwa di dalam habbatussauda mengaktifkan kekebalan spesifik/kekebalan didapat, karena ia meningkatkan kadar sel-sel T pembantu, sel-sel T penekan, dan sel-sel pembunuh alami.

Beberapa manfaat Habbatussauda diantaranya :
  • Menguatkan system kekebalan
  • Meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan kewaspadaan. Dalam kandungan habbatussauda memiliki asam linoleat (omega 6 dan asam linoleat (omega 3)), habbatussauda merupakan nutrisi bagi sel otak berguna untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. Habbatussauda juga memperbaiki mikro (peredaran darah) keotak dan sangat cocok diberikan pada anak usia pertumbuhan dan lansia.
  • Mengatasi gangguan tidur dan stress, didalam habbatussauda terdapat saponin yang memiliki fungsi seperti kortikosteroid yang dapat mempengaruhi karbohidrat, protein dan lemak serta mempengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh dan syaraf. Saponin juga berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur, dan dapat menghilangkan stress.
  • Nutrisi bagi manusia, habbatussauda kaya akan kandungan nutrisi sebagai tambahan energy sangat ideal untuk lansia, terutama untuk menjaga daya tahan tubuh dan revitalitas sel otak agar tidak cepat pikun. Sudah dijelaskan diatas bahwa habbatussauda mengandung 15 macam asam amino penyusun isi protein termasuk didalamnya 9 asam amino esensial. Asam amino tidak dapat diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang cukup. Oleh karena itu dibutuhkan suplemen tambahan, habbatussauda dapat mencukupinya.
  • Anti tumor, pada kongres kanker International di New Delhi, minyak habbatussauda diperkenalkan ilmuan kanker Immunobiologi dari California selatan, habbatussauda dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan, inferonnya menghasilkan sel-sel normal terdapat virus yang merusak sekaligus menghancurkan sel-sel tumor dan meningkatkan antibody.
  • Meningkatkan bioaktifitas hormon, hormon adalah zat aktif yang dihasilkan oleh kelenjar endoktrin, yang masuk dalam peredaran darah. Salah satu kandungan habbatussauda adalah sterol yang berfungsi sintesa dan bioaktifitas hormon.
  • Melancarkan air susu ibu, kombinasi bagian lemak tidak jenuh dan struktur hormonal yang terdapat dalam minyak habbatussauda dapat melancarkan air susu ibu. Penelitian ini kemudian dipublikasikan dalam literature penelitian di Universitas Potchestroom tahun 1989.
  • Tambahan nutrisi pada ibu hamil dan balita, pada masa pertumbuhan anak tentunya akan membutuhkan nutrisi untuk meningkatkan system kekebalan tubuh secara alami, terutama pada musim hujan akan mudah terkena flu dan pilek. Didalam habbatussauda mengandung omega 3,6,9 yang merupakan nutrisi yang membatnu perkembangan jaringan otak dan janin.
  • Memperbaiki saluran pencernaan dan anti bakteri, habbatussauda mengandung minyak atsiri dan volatif yang telah diketahui manfaatnya untuk memperbaiki pencernaan. Secara tradisional minyak ini digunakan untuk mengobati diare. Tahun 1992. Jurnal Farmasi Pakistan memuat hasil penelitian yang membuktikan minyak volatile lebih ampuh membunuh strainbakteri V colera dan E colli dibandingkan dengan antibiotic seperti Ampicillin dan Tetracillin.
  • Menetralkan racun dalam tubuh, racun yang dapat mengganggu metabolisme tubuh dan menurunkan fungsi organ penting seperti hati, paru-paru dan otak. Gejala ringan seperti keracunan dapat berupa diare, pusing, ganguan pernafasan dan menurunkan daya konsentrasi. Didalam habbatussauda mengandung saponin yang dapat menetralkan dan membersihkan racun dalam tubuh.
  • Anti histamine, histamine adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asma bronchial. Minyak yang dibuat dari habbatussauda dapat mengisolasi ditymoquinone, minyak ini sering disebut nigellone yang berasal dari volatile nigella. Pemberian minyak ini berdampak positif terhadap penderita asma bronchial.
  • Mengobati reumatik, peradangan serta infeksi
  • Jika digoreng dan dibakar kemudian dicium terus menerus dapat mengeliminasi gas (dalam) perut
  • Membunuh cacing-cacing parasit jika dimakan sebelum makan pagi dan jika diletakkan diatas perut dari bagian luar sebagai aroma spa atau luluran
  • Minyak yang terbuat dari habbatussauda bermanfaat untuk menyembuhkan gigitan ular, juga bengkak didubur dan tahi lalat
  • Melancarkan haid
  • Jika dibalutkan bermanfaat untuk menyembuhkan pusing yang parah
  • Apabila dimasak dengan cuka bersama kayu pinus dan kemudian dibuat untuk berkumur, maka hal itu akan menghilangkan sakit gigi yang disebakan sensitifitas terhadap dingin
  • Menghilangkan demam quartan (yakni demam yang menyerang manusia selama sehari kemudian mereda selama 2 hari kemudian menyerang lagi ketika hari ke 4)

Dari beberapa manfaat diatas masih banyak lagi manfaat besar habbatussauda bagi tubuh kita.

Aiman bin Abdil Fattah mengatakan : “karena itulah kami dapat menetapkan bahwa dalam Habbatussauda terdapat kesembuhan untuk segala macam penyakit, karena peranannya yang menguatkan dan memperbaiki system immunity, suatu system yang di dalamnya ada kesembuhan dari segala macam penyakit, yang bereaksi terhadap segala sebab yang menimbulkan penyakit, yang memiliki kemampuan awal untuk memberikan kesembuhan secara sempurna atau sebagian diantaranya untuk menyembuhkan segala penyakit."

4. Air zamzam

Keyakinan bahwa air zam-zam penuh berkah serta sabda rasulullah saw mengenai manfaat air zam-zam terlah terbukti secara ilmiah. Berdasarkan beberapa penelitian, ditemukan bahwa selain air zam-zam tidak berbau sebagai salah satu indicator air sehat, air yang berasal dari tanah suci terbukti memiliki kandungan mineral kalsium, magnesium dan fluoride yang tinggi. Air zam-zam dikatakan memiliki muatan ion-ion yang seimbang. Sebuah penelitian lainnya menyebutkan bahwa kualitas air zam-zam tidak berubah selama penyimpanan dalam jangka waktu lama dan ditempatkan dimana pun, ditilik dari tekstur, warna dan baunya.

Di dalam air zam-zam tadi disebutkan bahwa air zam-zam mengandung kalsium dan magnesium. Kalsium didalam tubuh berfungsi untuk pembentukan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga diperlukan untuk proses pembekuandarah, dimana reaksi ini sangat diperlukan selama proses penutupan luka dan penghentian aliran darah saat terjadi luka. Fungsi kalsium yang lainnya juga yaitu sebagai media terjadinya respon hormonal dan juga berfungsi sebagai salah satu katalisator kerja enzim. Pada ibu hamil dan menyusui, keberadaan kalsium dalam nutrient yang dikonsumsi sangat membantu pembentukan otak, tulang serta sel-sel darah merah didalam tubuh janin yang dikandungnya. Kalsium juga memiliki peran yang sangat besar untuk menurunkan tekanan darah, serta memiliki kemampuan mengikat kolesterol. Sehingga diet yang mengandung kalsium sangat menguntungkan.

Adapun magnesium merupakan mineral prima pengikat ion fosfat didalam tubuh. Mineral magnesium yang berikatan dengan fosfat ini berperan didalam proses metabolisme yang menghasilkan tenaga. Kebutuhan akan magnesium didalam tubuh individu berkisar antara 300 sampai 450 mg/hari. Kekurangan magnesium dapat menimbulkan terjadinya kelelahan yang bersifat kronis, kekurangan energy, menurunnya respon imun baik seluler maupun humoral dimana respon imun tersebut sangat utama didalam perlindungan tubuh terhadap penyakit, akibat luas dari kekurangan magnesium terhadap tubuh adalah kerentanan tubuh terhadap serangan penyakit. Selain itu defisiensi magnesium juga dapat memicu terjadinya stress.

Ion fluor merupakan salah satu ion penting yang mempunyai peranan sebagai antibiotik. Oleh karena itu sebagian besar produk pasta gigi mengedepankan adanya kandungan fluorida di dalam kemasannya yang difungsikan untuk menangkis timbunan bakteri penyebab plak gigi.

Air zam-zam yang terbukti mempunyai kandungan fluorida yang cukup tinggi dan sudah diteliti kemampuannya menekan pertumbuhan koloni bakteri yang sengaja dikembangkan pada media penumbuh bakteri. Kerja fluorida sebagai antimikroba ini didasari oleh kemampuan senyawa ini di dalam menghambat kerja enolase, yaitu suatu enzim glikolitik yang mengubah 2-fosfogliserat menjadi fosfoenolpiruvat. Enzim ini merupakan enzim yang berperan di dalam metabolisme pertumbuhan mikroba secara umum.

Berdasarkan berbagai pembuktian-pembuktian tersebut di atas, menunjukkan bahwa betapa besarnya manfaat air zam-zam bagi kesehatan tubuh kita. Selain mengandung beberapa mineral penting bagi tubuh, zam-zam juga bersifat steril dengan adanya kandungan fluorida yang memiliki sifat antimikroba dalam jumlah yang proporsional serta tidak memberikan dampak meracuni bagi tubuh.

Dalam sebuah hadits shahih, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut air zam-zam,

إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ

“Sesungguhnya air zam-zam adalah air yang diberkahi, air tersebut
adalah makanan yang mengenyangkan.”

Ditambahkan dalam riwayat Abu Daud (Ath Thoyalisiy) dengan sanad jayyid (bagus) bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,

وَشِفَاءُ سُقْمٍ

“Air zam-zam adalah obat dari rasa sakit (obat penyakit).”

Dalam hadits dikatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengeluarkan air dari sela-sela jarinya. Kemudian para sahabat mengambil air tersebut untuk keperluan mereka. Ada yang menggunakannya untuk minum, berwudhu, mencuci pakaian dan beristinja’. Ini semua riil (nyata). Air yang dikeluarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallamdari sela-sela jarinya tadi, walaupun bukan air zam-zam, namun keduanya air yang sama-sama mulia. Jika diperbolehkan berwudhu, mandi, beristinja’, dan mencuci pakaian dengan menggunakan air yang keluar dari sela-sela jari tadi, maka air zam-zam boleh diperlakukan seperti itu.

Air zam-zam bisa dikatakan air yang bersih, alami, berhasiat, dan penuh berkah karena air ini berasal dari mata air tanah suci. Air zam-zam memiliki fungsi yang banyak untuk dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain air zam-zam bisa dipakai untuk berobat, air zam-zam pula bisa dipakai untuk berwudhu, mandi, beristinja, dan mencuci pakaian.

5.  Kurma

Kurma adalah buah yang tumbuh dari pohon palem keluarga Arecaceae dari genusphoenix. Nama ilmiah kurma adalah dactylifera phoenix. Kurma diyakini berasal dari tanah di sekitar tepi sungai Nil dan Efrat. Sekarang pohon kurma dibudidayakan secara luas di wilayah beriklim hangat di semua benua, termasuk di Afrika, Australia dan Amerika (California).

Kurma memiliki daftar panjang kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Tabel dibawah menunjukkan kandungan gizi dan unsur non-gizi yang ada pada kurma.

Kurma matang mengandung gula sekitar 80%, sisanya terdiri dari protein, lemak dan produk mineral termasuk tembaga, besi, magnesium dan asam folat.  Kurma kaya dengan serat dan merupakan sumber kalium yang sangat baik.  Lima butir kurma (sekitar 45 gram) mengandung sekitar 115 kalori, hampir semuanya dari karbohidrat.


RINCIAN KANDUNGAN GIZI KURMA (PER 100 G)
(SUMBER: USDA NATIONAL NUTRIENT DATABASE)
Unsur
Nilai gizi
Persen kecukupan gizi
Energi
277 Kkal
14%
Karbohidrat
74,97 g
58%
Protein
1,81g
3%
Total Lemak
0,15 g
<1%
Kolesterol
0 mg
0%
Serat makanan
6,7 g
18%
Asam Folat
15 mcg
4%
Niacin
1,610 mg
10%
Asam pantotenat
0,805 mg
16%
Piridoksin
0,249 mg
19%
Riboflavin
0,060 mg
4.5%
Thiamin
0,050 mg
4%
Vitamin A
149 IU
5%
Vitamin C
0 mg
0%
Vitamin K
2,7 mcg
2%
Sodium
1 mg
0%
Potasium
696 mg
16%
Kalsium
64 mg
6.5%
Tembaga
0,362 mg
40%
Besi
0,90 mg
11%
Magnesium
54 mg
13%
Mangan
0,296 mg
13%
Fosfor
62 mg
9%
Seng
0,44 mg
4%
Beta karoten
89 mcg
Lutein-zeaxanthin
23 mcg

Menurut Prof Dr Ir Ali Khomsan, MS, kurma memiliki kandungan nutrisi yang berguna bagi tubuh. “Setidaknya gula (glukosa) menjadi komponen utama dengan komposisi yang mencapai 50 persen dari seluruh kandungan buahnya,” katanya. Guru besar IPB ini juga mengatakan, kandungannya lebih besar dibandingkan buah-buahan lainnya yang hanya mencapai 20-30 persen saja.

Manfaat dan Khasiat buah Kurma :

1. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. “Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini” [QS. Maryam : 25-26]

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah”

Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dippompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh”

Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur Kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan, bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan). Kadar besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.

2. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran. Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.

3. Memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya.

4. Menenangkan Sel-Sel Saraf. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

5. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.

6. Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari ganguan jin.

7. Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.

8. Buah kurma dapat mencegah stroke

9. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.

10.Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.

11.Kurma adalah buah, makanan, obat, minuman sekaligus gula-gula.

METODE ILAHIAH

1. Ruqyah

Ruqyah atau yang kita kenal dengan jampi-jampi merupakan salah satu cara pengobatan yang pernah diajarkan Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Ketika Rasulullah saw sakit maka datang malaikat jibril mendekati tubuh beliau yang sangat indah. Kemudian jibril membacakan salah satu do’a sambil ditiupkan ketubuh nabi saw. Seketika itu beliau sembuh. Inilah do’a yang digunakan :

“Bismillahi arqiika minkulli syai-in yu’dziika minsyarri kulli nafsin au-ainiasadin
Alloohu yasyfiika bismillahi arqiika”.

Pada zaman Rasulullah, surat Al-Fatihah  dikenal sebagai media me-Ruqyah yang terdahsyat untuk mengobati berbagai penyakit Rohani selain beberapa ayat / surat lainnya, hingga sekarang ini.

2. Nafats

Nafats yaitu membaca Al-quran atau do’a kemudian ditiupkan pada kedua telapak tangan lalu diusapkan keseluruh badan pasien yang sakit.

Dalam suatu riwayat bahwasannya Nabi Muhammad saw apabila beliau sakit maka membaca “Al-muawwidzat” yaitu tiga surat Al-quran yang diawali dengan kata “A’udzu” yaitu surat An Nas, Al Falaq dan Al Ikhlaskemudian ditiupkan pada dua telapak tangannya lalu diusapkan keseluruh badan.

3. Air liur yang ditempelkan pada tangan kanannya

Diriwayatkan oleh bukhari muslim : bahwasannya Nabi Muhammad saw apabila ada manusia tergores kemudian luka, maka beliau membaca do’a kemudian air liurnya ditempelkan pada tangan kanannya, lalu diusapkan pada luka orang itu inilah doa’anya : “Allohumma robbinnas adzhabilbas isyfi antasy-syafii laa syifa-a illa syifa-uka laa yugodiru saqoma”. Dalam air liur mengandung senyawa antibakteri diantaranya tiosianat.

4. Meletakkan tangan pada salah satu anggota badan

Nabi Muhammad saw pernah memerintahkan Utsman bin Abil Ash yang sedang sakit dengan sabdanya: “ letakkanlah tanganmu pada anggota badan yang sakit kemudian bacalah “Basmalah 3x dan A’udzu bi-izzatillah waqudrotihi minsyarrima ajidu wa uhajiru 7x” .

5. Do’a mukjizat


Banyak beberapa doa untuk kesembuhan yang diajarkan oleh nabi Muhammad saw kepada umatnya antara lain : “allohumma isyfi abdaka yan-ulaka aduwwan aw yamsyi laka ila sholaah”.

METODE ILMIAH

Bekam atau Hijamah

Bekam atau hijamah adalah system dan penyembuhan yang dilakukan dengan cara menghisap darah dan mengeluarkan darah kotor atau darah penyakit dari permukaan kulit. Pengobatan dan penyembuhan bekam atau hijamah yang dicontohkan oleh rasulullah saw, sudah dikenal diberbagai belahan dunia sejak dulu.
Bekam atau hijamah menurut rasul dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit apapun, dalam sebuah hadis diriwayatkan “barang siapa yang berbekam tanggal 17, 19, dan 21 maka akan disembuhkan dari segala macam penyakit” (HR Tirmidzi)

Pengobatan dan penyembuhan dengan metode bekam telah diwasiatkan para malaikat kepada Rasulullah saw.

“wahai Muhammad, suruhlah umat mu melakukan bekam”. (HR Abu Daud)

“bekam dapat menambah kecerdasan, kekuatan menghapal dan menambah hafalan orang yang menghafal. (HR Ibnu Majah).

Jenis jenis bekam/ hijamah yaitu :

  • Hijamah jaffah (bekam kering), hijamah hanya berupa cupping (penyedotan), yang berprinsip mengeluarkan angin dari tubuh. Bekam kering dibagi 3 macam yaitu bekam tarik, bekam luncur dan bekam magnit. 
Bekam Kering

  • Hijamah Damawiyyah (bekam basah), hijamah dengan cara mengeluarkan darah dari kulit yang sudah dicupping (disedot) sebelumnya. Rasulullah hanya mengenal cara yang kedua dan tidak mengenal cara pertama, dan cara mengeluarkan darah ialah syarthoh (sayatan).
Bekam Basah

Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan berbekam atau alhijamah antara lain:
1.  Sakit kepala
2.  Masuk angin
3.  Pendarahan pada otak
4.  Migraine
5.  Lumpuh setengah badan
6.  Encok
7.  Sakit gigi, telinga, mata, hidung
8.  Varices
9.  Reumatik
10. Sakit tulang punggung
11. Wasir
12. Elephantiasis (kaki gajah)
13. Haid tidak teratur
14. Tumor
15. Sakit tenggorokan
16. Sesak nafas
17. Alergi, gatal-gatal, asma, bronchitis
18. Benjol-benjol dilengan danpaha
19. Dada berdebar-debar
20. Kaki dan tangan kesemutan
21. Pundak pegal-pegal dan kaku
22. Darah tinggi
23. Penyumbatan pembuluh darah
24. Impotensi
25. Kolesterol
26. Asam urat
27. Bisul
28. Sembelit, lambung dan pencernaan
29. Kanker
30. Sakit liver dan limpa
31. Buang air kecil tanpa terkontrol

referensi :
http://muslimah.or.id/kesehatan-muslimah/fakta-thibbun-nabawi-habbatus-sauda-madu-dan-minyak-zaitun.html
Metode Pengobatan Nabi SAW, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
http://rumaysho.com/faedah-ilmu/2740-khasiat-air-zam-zam.html
http://syaamilquran.com/metode-pengobatan-menurut-rasulullah.html
http://kesehatan.kompasiana.com/alternatif/2012/07/30/manfaat-dan-khasiat-buah-kurma-untuk-kesehatan-481011.html
http://majalahkesehatan.com/12-khasiat-buah-kurma/
http://www.indospiritual.com/artikel_manfaat-kurma-untuk-kesehatan.html
http://dentaluniverseindonesia.com/index.php/article/73-seputar-tentang-air-liur-manusia

By nezafitriana